Wakil Gubernur Riau: GSSB Gerakan Dakwah Untuk Kebaikan

11

PEKANBARU — Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution kembali melaksanakan Program Gerakan Sholat Subuh Berjamaah (GSSB). Kegiatan ini diselenggarakan, Ahad (8/1/2023) di Masjid Nurussalam, Jalan Selamat, Labuh Baru Timur.
Kegiatan tersebut, sudah dilaksanakan sebanyak 96 kali di sejumlah kabupaten/kota se-Provinsi Riau.
Mengawali sambutannya, Wagubri Edy Natar mengimbau untuk senantiasa bersyukur atas kesempatan dan kesehatan yang kedua nikmat tersebut dirangkulkan dengan keimanan.
“Banyak orang yang diberikan nikmat kesempatan dan juga kesehatan namun tidak mampu melangkahkan kakinya untuk subuh berjamaah ke masjid,” ucap Wagubri Edy Natar Nasution.
Kemudian, dijelaskan Wagubri, bahwa insentif yang diberikan Allah kepada yang melaksanakan subuh berjamaah lebih besar daripada dunia dan seisinya.
“Sudah begitu luar biasa insentif yang diberikan Allah, namun masih saja kita tidak mengindahkan perintah tersebut,” terangnya.
Wagubri Edy jelaskan, program sholat subuh berjamaah ini merupakan gerakan dakwah yang mengajak masyarakat menuju kearah semakin baik.
Menurutnya, dengan adanya GSSB bisa menjadi motivasi warga sekitar agar mampu berbondong-bondong meramaikan masjid untuk melakukan sholat berjamaah.
“Gerakan sholat subuh berjamaah adalah gerakan dakwah, gerakan mengajak kearah kebaikan. Oleh karena itulah saya berusaha tetap hadir di setiap kesempatan. Tentu kita berharap apa yang kita lakukan ini dari hari ke hari kualitas dan kuantitas kita semakin membaik,” jelasnya.
Ketua Masjid Nurus Salam, Irwan Buyung dalam kesempatannya menyampaikan, kepada Wagubri agar memperjuangkan adanya subsidi pembayaran listrik Masjid.
“Semoga nantinya hal ini bisa diusahakan pak, dan tentunya pasti sangat bermanfaat bagi tiap-tiap masjid,” tuturnya.
GSSB Ke-95 Wagubri Sambangi Dapur Jemaah
Hadiri kegiatan Gerakan Sholat Subuh Berjemaah (GSSB) ke-95 di Mesjid Al Hidayah, Dusun Pulau Empat, Desa empat Balai Kecamatan Kuwok, Kabupaten Kampar. Sabtu (7/1), Wagubri Brigjen TNI (Purn) H Edy Natar Nasution sambangi dapur jemaah.
Kehadiran Wagubri di dapur jemaah tersebut, sempat membuat kaget ibu-ibu yang lagi asyik mempersiapkan masakan untuk jemaah. Pasalnya, ibu-ibu ini tak menyangka orang nomor dua di Provinsi Riau ini mau masuk ke dalam dapur yang kondisinya sedikit berantakan, karena tumpukan peralatan dapur dan bahan makanan.
Kehadiran Wagubri beserta rombongan GSSB kali ini juga sedikit lebih cepat dari waktu sholat subuh masuk. Di mana Wagubri dan rombongan bergerak dari Pakanbaru menuju ke lokasi masjid sengaja menggunakan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang yang dua hari lalu, baru saja diresmikan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).
Wagubri tiba di lokasi mesjid juga lebih dulu dari para pengurus masjid. Di saat tiba, Wagubri disambut seorang ibu-ibu yang sekaligus membawakan kunci mesjid yang mempersilahkan Wagubri untuk masuk ke Masjid.
“Silahkan pak, maaf kami sedang masak untuk sarapan jemaah di dapur” kata si ibu sambil pamitan kepada Wagubri kembali ke dapur.
Karena sebelumnya sudah melaksanakan sholat tahajud di kediaman dan menunggu waktu sholat subuh masuk, ide Wagubri timbul, ia bersama sejumlah rombongan menghampiri dapur tempat ibu-ibu masak untuk jemaah.
“Kita lihat ibu ibu yang sedang masak untuk jemaah ini. Pasti mereka capek dan ngantuk, mudah mudahan dengan kita datangi sedikit bisa mengobati lelah mereka,” kata Wagubri.
Kedatangan Wagubri kedapur ini, membuat ibu-ibu kaget dan bangga. Karena, sedikitpun tidak terpikir oleh mereka kalau Wagubri akan datang menghampiri mereka.
“Waduh Pak Wagub, maaf ya pak, tempatnya kotor kotor pak,” kata salah seorang ibu yang sedang mempersiapkan lontong untuk sarapan pagi.
Wagubri pun kembali menyapa dan mencoba berkomunikasi dengan ibu-ibu dengan mempersilahkan ibu-ibu terus melanjutkan pekerjaan memasak.
“Terima kasih ya buk, ibu ibu sungguh luar biasa. Semoga apa yang ibu-ibu lakukan ini Allah catat sebagai amal ibadah yang akan mengantarkan ibu ibu masuk ke Surganya Allah. Aminnn,” kata Wagubri yang juga disambut bacaan Amin dari ibu-ibu serentak.
Sebelum meninggalkan dapur untuk persiapan kembali ke Mesjid, Wagubri juga tidak lupa memberikan bantuan yang diharapkan bisa membantu kebutuhan ibu-ibu.
“Ini sekedar tali asih dari saya, mudah mudahan capeknya sedikit terobati,” tutur Wagubri yang disambut gembira dan Terima kasih dari ibu-ibu.(**)