Pekanbaru – Literasi sekolah merupakan salah satu unsur penunjang komunikasi yang baik terhadap siswa didik. Dimana literasi merujuk kepada bagaimana mengasah kemampuan terhadap menulis, berbicara,membaca dan menyimak.
SDN 1 Pekanbaru sebagai sekolah dasar negeri menyadari hal ini sebagai bagian yang tak bisa dikesampingkan. Baru-baru ini menggalakkannya dengan membuat pojok-pojok baca, baik di halaman sekolah maupun di setiap sudut kelas senyaman mungkin.
Kepala SDN 1 Salmah SPd menyampaikan bahwa pihaknya tidak ingin siswa didiknya tertinggal jauh dari sekolah lainnya.
Meskipun ia tahu bahwa sekolah yang ia pimpin kurang maksimal dalam program ekskul. Sehingga hal akademik siswa menjadi prioritas utama.
Lebih jauh Salmah berujar bahwa pelaksanaan setiap kegiatan, ia melibatkan seluruh majelis guru dan orang tua wali murid.
”Alhamdulilah berjalan lancar, sehingga minat dan bakat anak bisa tersalurkan melalui wadah yang telah dipersiapkan,” ungkapnya.

Selain Salmah, salah seorang guru penggerak SDN 1Linda Sari SKm menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan bagaimana membiasakan siswa untuk membaca.
Sehingga siswa bisa menyerap apa yang disampaikan, serta menanggapinya dan mampu menyampaikannya kembali.
Dengan kegiatan ini, Linda Sari menambahkan bahwa setiap hari sebelum masuk kelas, sekitar lima belas menit memanfaatkan waktu untuk membaca.
Ke depan Linda berharap perpustakaan yang ada di sekolahnya semakin dikembangkan, karena ternyata minat baca dan menulis siswa cukup tinggi.
”Ini merupakan tantangan bagi saya sendiri, karena salah satu fungsi dan tugas guru penggerak adalah agen perubahan yang memobilisasi komunitas untuk bersama sama memajukan dunia pendidikan anak ke arah yang lebih baik,” sebut Linda lagi.(Ytg)






