Prabowo: Insya Allah Kita Mulai
TNI AD Akan Tambah 19 Kodam Baru

5

Wartapekan.com, Jakarta – TNI AD berencana mendirikam Komando Daerah Militer (Kodam) di setiap provinsi. Sehingga akan ada penambahan 19 Kodam baru melengkapi 15 Kodam yang sudah ada.
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto membenarkan rencana tersebut. Pembangunan Kodam disemua provinsi dianggap perlu untuk memperkuat pertahanan.
“Itu rencana garis besar kita. Karena sistem pertahanan kita adalah pertahanan bersama dan rakyat semesta jadi kita butuh bersama selalu dengan pemerintah daerah, selalu dengan pemerintah sipil, selalu berdampingan,” kata Prabowo di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (11/2).
Prabowo mengatakan, Polri saat ini sudah memiliki Polda disetiap provinsi. Oleh karena itu, TNI AD pun akan disamakan. Namun, Prabowo belum membeberkan target waktu program ini diselesaikan. “Kita godok terus. Insya Allah kita mulai sedikit-sedikit,” jelasnya.
Sebelumnya, TNI AD akan menambah jumlah Komando Daerah Militer (Kodam). Sejauh ini, Kodam hanya berjumlah 15, nantinya Kodam akan ada di setiap provinsi Indonesia.
“Sesuai perintah dari Menhan, dan Panglima TNI sudah setuju, nanti setiap provinsi akan ada Kodam,” kata KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman di Mabesad, Jakarta Pusat, Jumat (10/2).
Dudung menuturkan, TNI AD telah mengusulkan penambahan Kodam ini kepada Panglima TNI. Selanjutnya akan diteruskan kepada Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), dan Kementerian Keuangan.
“Kita menyesuaikan kalau dari Kemhan bahwa tantangan ke depan, karena polisi dulu tipe C Kolonel, tipe B bintang satu, tipe A bintang dua, sekarang semua sudah tipe A, semua bintang dua semua, sementara di tempat kami provinisi masih ada yang Kolonel, sehingga nanti seimbanglah,” jelas Dudung.
Soal Situasi Papua Terkini
Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto memastikan penanganan di Distrik Paro, Papua Pegunungan terus dilakukan pasca terjadinya pembakaran pesawat Susi Air dan intimidasi kepada warga. Aparat akan mewujudkan situasi aman dan kondusif di wilayah tersebut.
“Ya nanti saya kira Kodam, Polda sedang menangani itu. Kita lihat perkembangannya,” kata Prabowo di Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (11/2).
Meski begitu, Prabowo tak berkata lebih banyak mengenai situasi di Papua. Pun demikian saat disinggung mengenai komunikasi dengan pihak Selandia Baru, mengingat pilot diduga masih ditawan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). “Kita ikuti perkembangan terus,” jelasnya.
Sebelumnya, Pesawat Susi Air ditemukan terbakar di Papua. Maskapai menduga kuat jika pesawat sengaja dibakar oleh pihak tertentu. Representatives Susi Air, Donal Fariz mengatakan, pesawat Susi Air Pilatus Porter PC 6/PK-BVY dilaporkan hilang kontak di Bandara Paro pada Selasa (7/2) sekitar pukul 06.17 WIT. Pesawat seharusnya melaksanakan penerbangan dengan rute Timika – Paro – Timika.
Pesawat tersebut membawa 5 penumpang dan barang bawaan dengan total muatan 452 kilogram. Dua jam kemudian Susi Air mendapati ELT pesawat dalam posisi aktif pukul 09.12 WIT.
“Perusahaan kemudian menjalankan kondisi emergency di internal perusahaan dengan mengirimkan pesawat lain mengecek posisi Pesawat dan kemudian ditemukan dalam kondisi terbakar di runway,” kata Donal.
Donal menuturkan, maskapai menduga terbakarnya pesawat bukan karena gangguan teknis. Pasalnya, pesawat mendarat dan parkir dengan aman di lintasan. (rls)