Wartapekan.com, Pekanbaru-Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Pekanbaru akan berupaya semaksimal mungkin mengatasi persoalan banjir di kawasan pemukiman warga pada tahun 2023.
Kepala Dinas Perkim Kota Pekanbaru, Mardiansyah SSTP MAP menyebutkan, untuk penanganan banjir itu, Dinas Perkim telah menyusun program yang disebut “Pekanbaru Bergerak”. Nantinya, anggaran kegiatan akan diserahkan langsung ke pihak kecamatan.
“Program Pekanbaru Bergerak ini nantinya akan dilaksanakan di masing-masing kecamatan. Bentuknya kita prioritaskan pada penanganan kawasan banjir di lingkungan, bisa saja jembatan patah karena banjir, bisa saja drainase, bisa saja sarana umum,” ujar Mardiansyah.
Saat ini, Dinas Perkim sendiri masih menunggu data dan laporan dari masing-masing kecamatan.
“Mungkin dalam dua minggu ini sudah ketemu ya. Kita infokan dulu, makanya pak camat kita undang untuk mendapatkan lokasi prioritas,” paparnya.
Terkait anggaran, Mardiansyah menyebut untuk sementara disediakan sebesar Rp5,6 miliar. Dalam program ini pihaknya akan menyelesaikan satu per satu permasalahan di masing-masing kecamatan. Nantinya akan dilihat mana yang prioritas.
Anggaran yang diperuntukan di masing-masing kecamatan juga berbeda-beda. Anggaran diberikan sesuai kebutuhan dan permasalahan di masing-masing kecamatan.
“Metodenya ketuntasan. Jadi ketuntasan satu masalah di setiap kecamatan bisa selesai, tuntas. Bisa saja contohnya di Kecamatan Sail Rp100 miliar, di kecamatan lain bisa lebih besar. Karena menyelesaikan satu akar masalah akan berbeda-beda kebutuhannya,” tegas Mardiansyah.(rls)






