Wartapekan.com, Pekanbaru – Hujan angin disertai es mengguyur kawasan Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (25/3/2023) sore. Warga mengaku kaget suara es berjatuhan sangat keras di atap rumah.
Fenomena hujan es tersebut dirasakan warga di beberapa kawasan di Pekanbaru, terutama di wilayah Panam.
Salah seorang warga, Yudi, mengatakan hujan deras yang mengguyur wilayah Pekanbaru terjadi pada Sabtu (25/3) kemarin sekitar pukul 17.00 WIB.
Hujan deras turun setelah mendung gelap menyelimuti Kota Pekanbaru.
“Awalnya hujan biasa, eh, kok lama-lama semakin keras bunyi di atas atap,” ungkap Yudi saat dikonfirmasi.
Yudi mengatakan peristiwa hujan disertai es itu terjadi sekitar pukul 17.15 WIB. Dia mendengar suara es berjatuhan kencang di atap rumah.
“Rumah saya kan di belakang berlubang, jadi esnya jatuh ke rumah, tetapi awan sebelumnya sudah gelap di daerah kami ini,” kata Yudi, yang tinggal di daerah Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru.
Hujan es terjadi selama 20-25 menit. Hujan es juga terjadi di wilayah Stadion Utama Pekanbaru.
Almalik warga Jalan Purwodadi juga menceritakan hal sama. Ia mengaku kaget karena mendengar suara hujan yang aneh, tak seperti biasa.
“Seng seperti diguyur benda keras. Ternyata butir-butiran es sebesar telunjuk. Seumur hidup saya baru kali ada hujan es di Pekanbaru,” katanya.
Penjelasan BMKG
Prakirawan Cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Yasir Prasuna menyatakan, hujan es merupakan satu fenomena alam yang disebabkan karena adanya pemanasan global yang cukup tinggi.
Akibat pemanasan tersebut, terjadilah pembentukan awan cukup masif, yakni awan hitam tebal atau disebut cumulonimbus.
Kemudian munculah butiran es seperti yang terjadi di Pekanbaru pada Sabtu sore.
“Penomena hujan es disebabkan pemanasan yang cukup tinggi. Inilah yang membentuk awan cukup masif. Biasanya potenai awanya adalah jenis cumulonimbus,” kata Yasir, Sabtu (25/3/23).
Diperkirakan hal ini masih memugkinkan terjadi dalam beberapa hari kedepan. Namun menurut Yasir lagi, tidak harus dalam bentuk butiran es. Tetapi bisa bentuk angin kencang atau puting beliung.
“Kalau kondisinya sama bisa saja berotensi. Tapi bisa dalam bentuk angin kencang, bisa juga puting beliung,” papar Yasir.
Gerak Cepat PLN Pulihkan Listrik
PT PLN (Persero) bergerak cepat mengamankan pasokan listrik yang terdampak oleh cuaca ekstrem di Pekanbaru. Sebanyak 1.714 gardu yang sebelumnya mengalami gangguan, kini berhasil dipulihkan.
Sebelumnya, hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Sabtu (25/3) pukul 17.00 WIB menyebabkan gangguan di sejumlah jaringan listrik PLN.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Riau dan Kepulauan Riau Agung Murdifi menjelaskan, ratusan petugas dengan peralatan lengkap diterjunkan ke lokasi terdampak padam di Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Siak dan Kabupaten Rokan Hulu serta beberapa daerah di sekitarnya untuk memulihkan sistem kelistrikan.
“Hingga Sabtu (25/03) pukul 23.00 WIB, 246.873 Pelanggan (100%) telah menyala kembali. Tentu upaya tersebut dilakukan secara bertahap dan tetap mengutamakan keselamatan warga dan petugas,” terang Agung.
Agung menyampaikan, PLN di lapangan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Regu Pemadam Kebakaran (DAMKAR) dan Warga dalam memulihkan jaringan listrik di Pekanbaru dan sekitarnya.
Dirinya menjelaskan cuaca ekstrem menyebabkan banyaknya pohon tumbang dan mengenai jaringan listrik.
“Alhamdulillah, kita berhasil menormalkan kembali pasokan listrik yang sempat terdampak cuaca ekstrem di Pekanbaru dan beberapa daerah di sekitarnya. Sampai dengan saat ini, petugas kami terus memantau daerah-daerah yang terdampak cuaca ekstrem, PLN selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” terang Agung.
PLN, tambah Agung juga mengimbau partisipasi dari masyarakat apabila menemukan pohon yang mendekati jaringan listrik, pohon tumbang, layang-layang yang tersangkut pada jaringan, umbul-umbul atau spanduk yang menyentuh jaringan serta hal-hal lainnya yang dapat menimbulkan gangguan kelistrikan agar segera melapor kepada PLN.
“Bagi pelanggan yang ingin menyampaikan pengaduan terkait dengan gangguan kelistrikan bisa melalui aplikasi PLN Mobile, Petugas PLN akan segera menindaklanjuti laporan tersebut.” tutup Agung. (***)






