Pekanbaru – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru telah selesai melakukan proses lelang pekerjaan overlay (pengaspalan ulang) Jalan Parit Indah. Proses overlay dan perawatan jalan mulai dari persimpangan Jalan Jenderal Sudirman hingga ke persimpangan Jalan Pesantren.
“Proyek overlay Jalan Parit Indah sudah selesai tahapan lelang. Lelang pekerjaan overlay Jalan Parit Indah bersamaan dengan Jalan Delima dan Jalan Suka Karya,” kata Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Pekanbaru Indra Pomi Nasution di Gedung Tengku Maharatu, Rabu (3/5/23).
Overlay ini didanai dari bantuan keuangan (bankeu) Pemprov Riau. Jalan Parit Indah yang dioverlay mulai dari simpang Jalan Jenderal Sudirman melewati persimpangan Labersa hingga ke persimpangan Jalan Pesantren.
“Jadi, Jalan Parit Indah ini ada yang dioverlay dan ada yang dirawat. Bukan sepanjang jalan itu dioverlay,” jelas Indra Pomi.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Pekanbaru Edward Riansyah, Selasa (2/5), mengatakan, pihak segera memulai pekerjaan overlay Jalan Parit Indah awal bulan ini. Overlay akan dilakukan sepanjang dua kilometer.
“Perbaikan Jalan Parit Indah segera dilakukan seiring telah selesainya proses pelelangan. Kami juga sudah menandatangani Surat Penunjukan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ),” ujarnya.
Pekerjaan segera dimulai pada awal bulan ini. Overlay Jalan Parit Indah sepanjang dua kilometer.
“Kami melakukan proses overlay sebanyak tiga sesi mulai dari persimpangan Jalan Jenderal Sudirman,” jelas Edu, sapaan akrabnya.
Overlay sesi pertama sepanjang 1.680 meter. Sesi kedua sepanjang 318 meter. Sesi ketiga 50 meter. Anggaran overlay Jalan Parit Indah ini sekitar Rp5,3 miliar.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, akan tutup ruas Jalan Parit Indah mulai minggu ini. Penutupan seiring pekerjaan perbaikan jalan yang dilakukan Dinas PUPR Pekanbaru.
Terpisah, Kepala Dishub Kota Pekanbaru Yuliarso mengatakan, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas terkait akan dilakukannya perbaikan jalan Parit Indah, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru.
“Nantinya, akan dilakukan rekayasa lalulintas per segmen. Dan nanti akan kami sampaikan lokasinya dimana-mana saja. Yang jelas, untuk mobil angkutan barang, sudah kami arahkan ke jalur lintas timur dan pasir putih dan keluar di Jalan Kaharuddin Nasution,” kata Yuliarso, Rabu (3/5).
Menurutnya, untuk mobil-mobil angkutan orang seperti mobil pribadi dan segala macamnya itu nanti per segmen dialihkan ke jalan alternatif. Pengendara dialihkan ke jalan yang terdekat.
“Kalau kendaraan pribadi itu tujuannya adalah menuju ke tempat tinggal tempat kediaman mereka masing-masing. Jadi harus kita rekayasa lah jalan alternatif yang terdekat. Direncanakan akan dilaksanakan dalam minggu ini karena ini sudah dilakukan konsolidasi dengan pihak ketiga pemenang lelang. Jadi kemungkinan paling lambat minggu depan sudah dilakukan. Untuk pekerjaan itu dari dinas PUPR. Kalau kami Dishub sifatnya hanya menunggu saja,” jelasnya. (PGI)






