Wartapekan.com, Rokan Hulu – Meskipun sempat diguyur hujan deras, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu pada Kamis malam (4/9/2025) tetap berlangsung khidmat dan penuh makna. Ratusan jamaah tetap antusias memadati halaman Masjid Agung Islamic Center Pasir Pengaraian, tempat berlangsungnya kegiatan.
Acara yang awalnya dijadwalkan dimulai pukul 19.30 WIB setelah Sholat Isya berjamaah, terpaksa diundur sekitar satu jam karena hujan lebat mengguyur kawasan Pasir Pengaraian. Meski demikian, semangat masyarakat untuk hadir tidak surut. Mereka tetap menunggu dengan sabar demi bisa mengikuti peringatan hari kelahiran Rasulullah SAW.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Rohul, H. Syafaruddin Poti, S.H, M.M, bersama Ketua GOW Hj. Masni Taher, para pejabat di lingkungan Pemkab Rohul, unsur Forkopimda, tokoh adat, camat, hingga ratusan pelajar dan masyarakat umum. Kehadiran mereka menambah semarak sekaligus menunjukkan kuatnya nilai kebersamaan di tengah masyarakat Negeri Seribu Suluk.
Rangkaian acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan lantunan Al-Barzanji yang menambah kekhusyukan. Dalam kesempatan itu, Pemkab Rohul juga menyerahkan santunan kepada 40 anak yatim. Masing-masing anak mendapatkan bantuan Rp500 ribu sebagai wujud kepedulian sosial dan bentuk nyata ajaran Rasulullah tentang kasih sayang terhadap sesama.
Hadir sebagai penceramah, Ustadz Syarifullah Rangkuti, S.Pd.I, yang menyampaikan tausiyah dengan tema keteladanan akhlak Rasulullah SAW.
Ia mengajak umat Islam, khususnya masyarakat Rohul, menjadikan peringatan Maulid sebagai momentum memperkuat iman, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan kepedulian sosial.
“Rasulullah adalah sosok yang sempurna. Jika kita meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari, maka akan lahir masyarakat yang rukun, damai, dan penuh keberkahan,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Rohul dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat bagi umat untuk terus meneladani sifat-sifat Nabi dalam kehidupan.
“Nilai-nilai Rasulullah harus tercermin, baik dalam keluarga, di tengah masyarakat, maupun dalam menjalankan amanah pemerintahan. Dengan itu, kita bisa membangun Rohul yang lebih baik dan berdaya saing,” tutur H. Syafaruddin Poti.
Hingga akhir acara, suasana peringatan berjalan lancar, tertib, dan penuh kekhidmatan. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat terus terjaga, sehingga nilai-nilai keislaman yang diwariskan Rasulullah SAW benar-benar hidup di tengah masyarakat Rohul.(Fan)






