Bupati Anton Hadiri Penabalan Raja Luhak Rambah, Wujud Pelestarian Adat Melayu di Negeri Seribu Suluk

8

Wartapekan.com, Rokan Hulu – Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu terus menunjukkan komitmennya dalam melestarikan adat dan budaya daerah. Hal ini terlihat saat Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, bersama Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, SH, MH, menghadiri prosesi penabalan Raja Luhak Rambah, Dr. Tengku Afrizal Dachlan, MM, yang bergelar Sutan Zainal, Kamis (9/10/2025) di Taman Kota Pasir Pengaraian.

Prosesi adat penabalan yang berlangsung khidmat dan penuh makna ini menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi Melayu di Negeri Seribu Suluk. Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, tokoh adat, serta ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan jalannya prosesi adat turun-temurun.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra, perwakilan Dinas Pariwisata Zulfikar, Camat Rambah Zulfan Alwi, S.P, Camat Rambah Hilir Mahadi, S.E, dan Camat Kepenuhan Hulu Juneidy, S.Ip, M.Si.
Dari unsur adat, tampak hadir PJ Ketua Umum MKA LAMR Rohul Datuk Drs. H. Yusmar, M.Si, Ketua DPH LAMR Rohul Datuk Seri H. Zulyadaini Gelar Datuk Saudagar Rajo, Sekretaris DKA LAMR Rohul T. Samsul Bahri, Tengku Tezzy D. Dachlan Zuriyat Bangsawan Luhak Rambah, serta Pucuk Suku Nun Tujuh Datuk Marjeni Yahya Gelar Bendaro Kayo Luhak Rambah.

Dalam sambutannya, Dr. Tengku Afrizal Dachlan menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memegang amanah sebagai Raja Luhak Rambah.

“Penabalan ini merupakan tanggung jawab besar yang akan saya jalankan dengan niat tulus, demi menjaga adat dan budaya, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Rokan Hulu Anton dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan adat yang tetap lestari hingga kini.

“Rokan Hulu dikenal sebagai Negeri Seribu Suluk yang menjunjung tinggi nilai adat dan agama. Prosesi seperti ini bukan sekadar tradisi, tetapi warisan luhur yang menjadi identitas dan jati diri kita sebagai masyarakat Melayu,” tegas Bupati Anton.

Ia menambahkan, Pemerintah Daerah akan terus mendukung kegiatan kebudayaan dan adat istiadat yang menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat Rohul.

Acara penabalan diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah antara pemerintah daerah, para datuk, dan masyarakat yang hadir. Nuansa kebersamaan dan kekeluargaan begitu terasa, menegaskan semangat masyarakat untuk terus menjaga marwah adat dan budaya di tanah Luhak Rambah.(Fan)