Bogor – Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun S.STP M.AP, turut mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Daerah dan Forkopimda se-Indonesia yang dipusatkan di Sentul Internasional Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/1).
Rakornas dengan tema “Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi” yang diikuti sebanyak 4.545 peserta ini dibuka secara resmi oleh Presiden RI Ir H Joko Widodo (Jokowi).
Dalam arahannya, presiden menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak, baik pusat maupun daerah, sehingga pandemi Covid-19 di tanah air dapat dikendalikan dan pertumbuhan ekonomi dapat terjaga.
“Alhamdulillah, pandemi berhasil kita kelola dan kita kendalikan dengan baik, dan stabilitas ekonomi juga bisa kita manage, kita pertahankan sehingga berada pada posisi yang sangat baik. Ini berkat kerja keras kita semuanya,” ucap Presiden.
Presiden mencontohkan, tingkat vaksinasi Covid-19 di Indonesia mencapai 448 juta dosis suntikan. Presiden mengakui, penyuntikan 448 juta dosis vaksin tersebut bukan pekerjaan yang mudah, namun hal tersebut dapat dilakukan berkat dukungan berbagai elemen bangsa.
“Menyuntik 448 juta suntikan bukan barang yang gampang, tapi karena TNI juga ikut, Polri juga ikut, seluruh gubernur, bupati, walikota, sampai ke tingkat RT/RW semuanya ikut. Itu yang menyebabkan kita bisa menyelesaikan Covid-19 dengan baik,” ujarnya.
Presiden pun mengibaratkan penanganan pandemi di tanah air bak gaya permainan sepak bola total football, di mana semua elemen mengambil peran.
“Kita ini betul-betul total football saat itu, pontang-panting semuanya lari ke sana ke mari karena kita memang ingin Covid-19 bisa kita selesaikan,” ujarnya.
Di tengah pandemi dan perlambatan ekonomi di sejumlah negara, imbuh presiden, Indonesia juga mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang baik. Pada kuartal III-2022 ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,72 persen dan di kuartal IV-2022 diperkirakan tumbuh 5,2 hingga 5,3 persen.
“Ini sebuah prestasi yang sangat baik sekali, karena di kuartal III kita bisa tumbuh 5,72. Bandingkan dengan negara-negara lain,” paparnya.
Meskipun mampu melalui tahun turbulensi ekonomi di 2022 dengan baik, lanjut presiden, namun Indonesia harus tetap hati-hati dan waspada karena tahun 2023 masih menjadi tahun ujian bagi ekonomi global.
“Semuanya harus hati-hati, harus bekerja keras semuanya mendeteksi informasi-informasi dan data-data yang ada di lapangan sehingga jangan sampai kita keliru membuat kebijakan. Sekecil apapun kebijakan itu harus berbasis pada data dan fakta-fakta di lapangan,” tegasnya.
Sementara itu, Pj Walikota Pekanbaru Muflihun menyatakan siap untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Jokowi dengan langkah-langkah konkrit dalam pengendalian inflasi.
“Selaku Pj Walikota Pekanbaru, kami siap berkolaborasi dan bersinergi dengan TPID daerah dan pusat guna memperbaiki laju inflasi yang terjadi saat ini. Selain itu, kami akan waspada karena tahun 2023 masih menjadi tahun ujian bagi ekonomi global,” ujarnya.
Beberapa skema untuk menekan inflasi di Pekanbaru tengah disiapkan Pemko Pekanbaru. Mulai dari meninjau stok Bulog, sidak ke pasar – pasar tradisional, menggelar operasi pasar murah, rencana pemberian subsidi BBM pada distributor bahan makanan pokok dan lain sebagainya.
“Semoga dengan terus berkoordinasi dengan semua pihak, laju inflasi ini dapat kita tekan,” tutupnya. (**)





