Wartapekan.com, Pekanbaru – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali mewacanakan pelaksanaan pasar murah. Hal itu sebagai upaya mencegah gejolak harga jelang bulan suci Ramadhan.
“Rencananya dalam waktu dekat ini. Lokasinya ada di beberapa titik pasar tradisional,” ujar Sekdako Pekanbaru, Indra Pomi Nasution.
Dijabarkan Indra, sejumlah komoditi bahan pangan bakal dijual dalam pasar murah ini. Bahan pangan yang bakal ada di pasar murah itu, diantaranya minyak goreng.
“Masyarakat bisa membeli bahan pangan dengan harga lebih terjangkau. Pasar murah ini untuk mengantisipasi lonjakan harga bahan pangan di pasaran,’” ungkapnya.
Apalagi, lanjut Indra, harga sejumlah komoditi pangan di pasaran Kota Pekanbaru mulai mengalami kenaikan. Pemko Pekanbaru menggandeng koperasi untuk membeli komoditi bahan pangan yang mengalami gejolak harga.
“Masyarakat nantinya bisa membeli dengan harga lebih murah. Selisih harga produsen ke distributor bisa lebih murah.” kata Indra.
Indra mengaku Pemko Pekanbaru sudah melakukan rapat terbatas dengan pihak terkait yang tergabung dalam Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) pada akhir pekan untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil. Mereka membahas kenaikan harga cabai merah dan bahan pangan lainnya.
Kebanyakan harga yang naik merupakan bahan pangan dari luar Provinsi Riau seperti cabai merah misalnya.
Harga bawang merah dan kentang juga jadi perhatian khusus karena semuanya berasal dari Provinsi Sumatera Barat.
Sejumlah daerah juga di provinsi tersebut mengalami inflasi sehingga Kota Pekanbaru terdampak. TPID pun melakukan langkah antisipasi kenaikan harga jelang Ramadhan 1444 H.
“TPID di Pekanbaru nantinya bakal melakukan langkah antisipasi dengan mengawasi distributor bahan pangan. Mereka juga melakukan intervensi harga sejumlah komoditi di pasaran,” terang Indra.(rls)






