Bupati Rohul Lakukan Kegiatan Pencanangan Crash Program Polio

12

Wartapekan.com, Pasir Pengaraian – Bupati Rokan Hulu (Rohul), H Sukiman didampingi Sekdakab Rohul, Muhammad Zaki SSTp MSi melaksanakan Pencanangan Crash Program Polio tingkat Kabupaten Rohul. Kegiatan ini bersamaan dengan penimbangan balita serentak di bulan Maret 2023, Senin (6/3/2023).

Polio adalah penyakit menular yang sangat berbahaya, dapat menyebabkan kelumpuhan/ kecacatan seumur hidup/ kematian, polio menular lewat air dan makanan yang terkontaminasi dengan tinja yang mengandung virus polio dan penyakit polio tidak dapat diobati, hanya dapat dicegah dengan imunisasi polio.

Hadir dalam Acara tersebut, Wakil Bupati (Wabup) Rohul, H Indra Gunawan, Asisten dan Staf Ahli Setdakab Rohul, Ketua TP PKK Rohul, Hj Peni Herawati Sukiman, Ketua II TP PKK Rohul, Ny Siska Irdaningsih SH beserta Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul dan anak-anak generasi golden age Rokan Hulu.

Bupati Rohul, H Sukiman mengatakan saat ini sedang banyak terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB), salah satunya di Provinsi Aceh yang pada awal November 2022 lalu ditemukan kasus polio VDVP 2 di Kabupaten Pidie.

“Mengingat secara geografis Provinsi Riau berdekatan dengan Provinsi Aceh, Provinsi Riau dikategorikan sebagai provinsi yang berisiko tinggi terhadap penularan virus polio. Makanya, Pemkab Rohul melalui satker terkait melakukan kegiatan crash program polio yang juga dilaksanakan serentak di Provinsi Riau,” ungkap Sukiman.

Sukiman menerangkan salah satu cara pencegahan polio yakni dengan memberikan imunisasi yang merupakan intervensi kunci dalam upaya pencegahan polio.

Kegiatan ini juga sejalan dengan surat edaran dari Menteri Kesehatan RI no. SR.02.06/Menkes/2023 tanggal 20 januari 2023 perihal pelaksanaan crash pogram dalam rangka pencegahan penularan virus polio dan surat instruksi Gubernur Riau no. 443/Dinkes/1173 tanggal 1 februari 2023 perihal pelaksanaan crash program polio.

“Kabupaten Rohul melaksanakan crash program polio dalam satu pekan yang dimulai pada tanggal 6 maret 2023 dengan target anak berusia 0–59 bulan yang berjumlah 75.094 anak. Upaya ini penting dalam mempertahankan status Indonesia bebas polio 2026 nanti,” sebut Bupati Rohul dua periode itu.

Karena polio merupakan penyakit menular dan hanya dapat dicegah dengan imunisasi polio, Bupati Sukiman menegaskan kepada satker terkait hendaknya secepat nya melaksakan sosialisasi dan imunisasi kepada anak-anak umur 0 – 59 bulan di kabupaten rokan hulu, dan kepada camat, lurah dan kades bisa memberikan kemudahan fasilitas kepada petugas agar mereka dapat menjalankan tugas nya.

“Program ini sangat penting dan agar kegiatan crash program polio yang merupakan pemberian imunisasi tambahan 1 dosis tetes polio kepada anak berusia 0-59 bulan dan 1 dosis suntik polio diberikan pada anak yang berusia 4 – 59 bulan. dan ingat bahwa tetes polio dan suntik polio dapat diperoleh gratis di posyandu, puskesmas, TK/ PAUD dan pos imunisasi lainnya,” terangnya.

Sukiman mengajak kepada semua sektor untuk bekerjasama menyukseskan pencanangan crash program polio agar bisa melindungi anak di Kabupaten Rohul yang sehat dan bebas polio.

Pelaksanaan Crash Program Polio di mulai hari ini ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati Rokan Hulu didampingi Ketua TP PKK Rokan Hulu.

Kemudian acara dilanjutkan dengan pemberian tetes vaksin polio kepada anak anak balita.

Tampak Bupati Rohul, Ketua TP PKK Rohul dan Sekdakab Rohul turut memberikan tetes vaksin polio kepada anak-anak yang hadir dalam acara tersebut.(rls)