Gubernur Riau Gesa Program Anak Riau Hafal Qur’an

2

Wartapekan.com, Pekanbaru – Melahirkan generasi hafal Alquran adalah sebuah mimpi oleh Gubernur Riau (Gubri), Drs H Syamsuar MSi.

Maka itu, ia terus menggesa berbagai program dan mendukung kegiatan-kegiatan untuk mencetak anak-anak Riau menjadi anak hafal quran.

Sebagai pemimpin di tanah melayu, Syamsuar tidak ingin anak-anak Riau terpengaruh oleh dampak buruk dari perkembangan teknologi saat ini.

Untuk itu, di masa menjadi Gubernur Riau, ia ingin Bumi Lancang Kuning tetap terjaga, aman, dan diberi keberkahan oleh Allah SWT.

“Amanah menjadi pemimpin ini menjadi tanggung jawab besar bagi saya, termasuk melahirkan generasi hafal quran ini,” ujar Syamsuar usai memberikan syahadah atau sertifikat kepada santri dan ustad pengasuh Maqari, Senin (6/3/2023).

Meskipun dirinya tidak hafal Alqur’an, namun ia mengaku bahwa ada kebahagiaan batin yang dirasakan jika melihat anak-anak Riau hafal kitap suci Islam itu.

Itulah alasan sehingga muncul tekat kuat dalam dirinya untuk terus menggemakan Alqur’an di Provinsi Riau melalui generasi muda dalam berbagai program, salah satunya melalui Maqari.

Itu tentunya sejalan dengan misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024, yakni Mewujudkan Sumber Daya Manusia Yang Beriman, Berkualitas dan Berdaya Saing Melalui Pembangunan Manusia Seutuhnya.

Menurutnya, jika semakin banyak anak Riau yang hafal Alqur’an, maka Allah akan menjaga negeri Melayu tetap aman dan sejahtera.

“Saya tidak hafal Alqur’an. Tapi melihat anak-anak penghafal Al Quran ini ada kebahagiaan tersendiri bagi saya,” tambahnya.

Pada 20 Februari 2023 lalu, ia juga telah meluncurkan Maqari dengan tujuan ingin melahirkan generasi muda Riau yang Qur’ani dan berwawasan kebangsaan.

Dimana untuk ini Pemprov Riau siap bekerjasama dengan Arab Saudi dalam berbagai bidang untuk menjadikan pusat Al-Qur’an di Riau menjadi pusat rujukan pengambilan sanad untuk Asia Tenggara.

“Kami siap bekerja sama dalam berbagai bidang untuk menjadikan pusat Al-Qur’an di Riau menjadi rujukan dari pengambilan sanad Rasulullah SAW, bukan saja untuk Indonesia bahkan untuk Asia Tenggara. Ini berkat usaha dan kerja keras kita semua serta dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Riau,” tutur Syamsuar.(rls)