Wartapekan.com – Perbaikan sejumlah infrastruktur jalan memang menjadi dambaan masyarakat Kota Pekanbaru. Pasalnya, hampir seluruh ruas jalan ibukota Provinsi Riau ini mengalami kerusakan, mulai dari rusak sedang hingga rusak parah. Berkaca dari kondisi itu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru gerak cepat melakukan perbaikan infrastruktur jalan. Dalam kurun waktu dua bulan sebanyak 33 ruas jalan telah diperbaiki.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, Muflihun SSTP MAP mengatakan, pada bulan Januari 2023, Pemko Pekanbaru melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah melakukan perbaikan 19 ruas jalan.
“Sepanjang tahun 2023 ini, Dinas PUPR Kota Pekanbaru menargetkan perbaikan ruas jalan sebanyak 280 ruas jalan atau 14 persen dari total ruas jalan,” ujar Muflihun, Kamis (9/3/2023).
Adapun ruas jalan yang telah diperbaiki priode bulan Januari, yakni Jalan Patria Sari, Jalan Umban Sari, Jalan Melati Harjosari, Jalan Melati Sukajadi, Jalan Teratai Cut Nyak Dien. Kemudian, Jalan Anggrek, Merak, M Yatim, Kulim, Permata, Amal Mulya, Kelapa, Sultan Syarif Qasim, Hang Jebat, Thamrin, Garuda Raya, Cemara Kipas dan Paus.
Tak berhenti sampai disitu, perbaikan sejumlah ruas jalan dilanjutkan pada periode Februari. Sebanyak 17 ruas kembali diperbaiki Dinas PUPR Kota Pekanbaru. Seperti Jalan Ahmad Yani, Akasia, Amal Mulia, Anggrek, Bintara, Bunga Raya. Lalu, Jalan Cemara Kipas, Cut Nyak Dien, Garuda Raya, Hang Jebat, Jendral, Kelapa, Kelapa Sawit, Kulim, Lembah Raya, Melati dan Merak.
Pj Wali Kota Pekanbaru juga berupaya dan menginstruksi kepada OPD terkait guna penanganan dan bergerak cepat menuntaskan kondisi kerusakan jalan di Kota Pekanbaru. Upaya yang dilakukan melalui pemeliharaan rutin jalan sekaligus terus berupaya melobi pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau membantu pendanaan untuk penanganan pemeliharaan jalan-jalan rusak yang terjadi di Kota Pekanbaru.
“Alhamdulillah, tahun 2023 ini Pemko Pekanbaru mendapat bantuan pendanaan sebesar Rp13 miliar lebih untuk penanganan perbaikan dan pemeliharaan berkala melalui Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Riau,” sebut Muflihun.
Ruas jalan yang diperbaiki yaitu, Jalan Datuk Setiamaharaja (parit indah), jalan Pemuda Tampan, Jalan Tanjung dan Jalan Firdaus. Sedangkan terhadap kerusakan jalan lainya seperti Jalan Dahlia, Jalan Delima, Jalan Sukakarya, Jalan Paus dan Jalan Padat Karya perbaikan jalannya melalui APBD Kota Pekanbaru dengan anggaran sebesar Rp15.198.586.095.
Pemko Pekanbaru juga berupaya mengajukan kepada pemerintah pusat sebesar Rp134.462.300.000 untuk 29 ruas jalan lainnya. Sehingga bisa membantu pendanaan perbaikan jalan di Kota Pekanbaru.
“Selain itu akan diupayakan usulan jalan melalui dana pusat yang ada seperti Dana Alokasi Khusus (DAK0 dan dana-dana lainnya. Upaya ini dilakukan untuk segera mengatasi keluhan masyarakat selama ini tentang kondisi kerusakan jalan di Kota Pekanbaru yang menjadi kewenangan Pemko Pekanbaru sesuai SK Fungsi Status Jalan Kota,” papar Muflihun.
Warga Apresiasi Kinerja Pemerintah dalam Perbaikan sejumlah ruas jalan di Kota Bertuah disambut baik masyarakat. Beberapa masyarakat Kota Pekanbaru mengapresiasi kinerja pemerintah yang mulai menata sejumlah jalan rusak. Apalagi, jalan rusak itu kerap menjadi keluhan dan kekecawaan masyarakat.
Salah seorang warga Tenayan Raya, Yunita Ardianti menyatakan upaya yang telah dilakukan oleh Pemko Pekanbaru merupakan bukti nyata pemerintah hadir ketika banyak warga yang berkeluh kesah terkait jalan rusak.
“Alhamdulillah, akhirnya Jalan Hang Jebat ini sudah diperbaiki. Sebelumnya dekat jembatan rusak berlubang. Kalau lewat sini harus hati-hati. Apalagi kalau hujan deras, lubangnya tak terlihat tertutup genangan air. Saya apresiasi kinerja Pemko Pekanbaru. Semoga Jalan lainnya juga segera bisa diperbaiki,” ungkap Nita saat melintas di Jalan Hang Jebat.
Senada dengan Nita, Niko yang merupakan warga Payung Sekaki juga menyampaikan hal yang sama.
Ia mengaku, bahwa Jalan Jenderal di Kecamatan Payung Sekaki yang dulu rusak parah dan berluang, kini sudah mulus.
“Jalannya sudah mantap. Mulus, dan tidak berlubang lagi. Dulu rusak parah. Saya hampir saban hari lewat Jalan Jenderal ini,” terang Niko.
Berdasarkan SK No.202 Tahun 2017 Tentang Penetapan Status Jalan di Kota Pekanbaru, untuk panjang jalan berdasarkan kewenangan jalan nasional tercatat 96,42 km, jalan provinsi 127,51 km, jalan kota 1.277,9 km, terdiri dari 1.946 ruas jalan.
Kemudian, hasil survey untuk ruas jalan rusak yang akan dikerjakan pada 2023 yakni 6.698 meter atau setara 26.793 m2. Anggarannya mencapai Rp7,4 milyar rupiah.
Dinas PUPR Pekanbaru menargetkan pengerjaan perbaikan jalan pada Triwulan I tahun 2023 yaitu, Jalan Cipta Karya, Melur, Suka Karya, Swakarya, Bangau Sakti, Teladan, Merpati Sakti, Rindang, Lumba-lumba, Sei Mintan/Garuda, Sejahtera, dan Jalan Karya.
Berdasarkan data dari hasil verifikasi Kementerian PUPR, jalan di Kota Pekanbaru dengan kondisi mantap tahun tahun 2020 tercatat 70,90 persen, tahun 2021 tercatat 74,50 persen dan tahun 2022, 79,17 persen.
Selain itu, Pemko Pekanbaru melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) pada tahun 2023 juga melakukan Operasional Pemeliharaan Penanganan Sarana Prasarana Sarana Umum (OP-PPSU).
Kepala Dinas Perkim Kota Pekanbaru, Mardiansyah mengatakan, pada tahun 2023 pihaknya menargetkan melakukan pemeliharaan jalan 51.000 meter. Di mana dalam periode Februari sudah terealisasi 4.625 meter.
“Kemudian, target 2023 untuk pemeliharaan saluran adalah 22.240 meter. Realisasi di bulan Februari 4.525 meter. Lalu, Pemeliharaan Fasum/Fasos targetnya 50 lokasi, sudah terealisasi di bulan Februari 1 lokasi,” kata Mardiansyah.
Dijelaskannya, untuk pembangunan Air Bersih Lingkungan pada tahun 2023 ada 19 titik lokasi di 8 kecamatan. Lokasinya di Kecamatan Tenayan Raya, Kecamatan Lima Puluh, Kecamatan Marpoyan Damai, Kecamatan Payung Sekaki, Kecamatan Rumbai, Rumbai Barat, Rumbai Timur dan Kecamatan Senapelan.
Kemudian, untuk pembangunan saluran lingkungan di tahun 2023 tercatat ada 132 ruas, dengan panjang 19,480 meter.
Pembangunan ini tersebar di 15 kecamatan yakni Tenayan Raya, Tuah Madani, Pekanbaru Kota, Bukit Raya. Lalu di Kecamatan Bina Widya, Kulim, Lima Puluh, Marpoyan Damai, Payung Sekaki, Rumbai, Rumbai Barat, Rumbai Timur, Sail, Senapelan, dan Sukajadi.
“Selanjutnya, Dinas Perkim Pekanbaru juga akan melakukan pembangunan 391 ruas jalan lingkungan. Panjangnya mencapai 48,650 meter,” ucapnya.
Diungkapkan dia, untuk tahun 2024, Pemko Pekanbaru telah mengusulkan pembangunan saluran di 37 lokasi dengan panjang 39,690 meter.
Program kegiatan ini diusulkan ke Dinas PUPR Provinsi Riau melalui Forum Perangkat Daerah.
Adapun lokasi yang usulkan yakni, Jalan Swakarya Kel Tuah Karya/Tampan, Taman Karya Tuah Karya/Tampan, Lumba-Lumba Tuah Karya, Kayu Cendana Bina Widya, Guru Ujung Labuh Baru Barat, Rajawali Sakti Bina Widya.
Kemudian, Jalan Tirtonadi Sri Meranti, Pisang Limbungan, Pembina Limbungan, Erba Lembah Damai, Damai Palas, Padat Karya Pematang Kapau, Suri Kencana Tangkerang Tengah, Todak Tangkerang Barat, Kuda Laut Pematang Kapau.
Lalu, Jalan Cipta Karya Sialang Munggu, Gunung Rinjani Rejosari, Gurami Raya, Limbungan Baru Perum Graha Timur Raya Sialang Sakti, Tuah Karya Ujung Tuah Madani, Bata Rejosari, Rawabening menuju Jalan Teropong Sidomulyo Barat.
Selanjutnya, Jalan Beringin 6 Sei Sibam, Perum Tampan Bumi Lestari Sei Sibam Perum, Jalan Utama Sei Sibam, Sepakat Bambu Kuning, Makmur Tangkerang Labuai, Arjuna Labuh Baru Timur, dan Jalan Serasi Tobek Godang.(rls)






