Sidak Gedung DPRD Rohul, Anton Tekankan Kualitas MEP dan Ketepatan Waktu Proyek

0

Wartapekan.com, ROKAN HULU — Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M., kembali melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Rokan Hulu tahap III, Senin (21/9/2026).

Dalam inspeksi mendadak tersebut, perhatian Bupati Anton tertuju pada sejumlah pekerjaan mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) yang saat ini tengah dikerjakan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai perencanaan, spesifikasi teknis dan ketentuan kontrak.

Turut mendampingi Bupati dalam peninjauan itu Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Rohul Desmadiana, S.Sos., Sekretaris Dinas Perkim Nelson, S.T., PPK Sridayuli, S.T., PPTK serta pihak pelaksana pekerjaan.

Pembangunan Gedung DPRD Rohul tahap III tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp8.500.413.821. Pekerjaan dilaksanakan CV Rizki Mandiri berdasarkan kontrak Nomor 600.1.15.2/DPKP-CK/KONT/11 tertanggal 2 Juli 2026 dengan masa pelaksanaan 160 hari kalender.
Proyek yang berada di Kecamatan Rambah itu mendapat pengawasan dari konsultan pengawas PT Asri Madya Tuah Karya.

PPK Sridayuli menjelaskan, hingga pemantauan terakhir progres kesiapan pekerjaan telah berada di kisaran 37,5 persen. Sejumlah pekerjaan pendukung operasional gedung saat ini mulai dikerjakan secara bertahap.

“Item pekerjaan yang sedang dilaksanakan meliputi instalasi listrik, pemasangan AC pada setiap ruangan, instalasi sistem pemadam kebakaran, serta pembuatan water ground atau penampungan air,” jelas Sridayuli.

Menurutnya, dalam peninjauan tersebut Bupati Anton tidak hanya melihat perkembangan persentase pekerjaan. Kualitas, ketelitian pemasangan, kerapian serta kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi teknis juga menjadi perhatian utama.

“Yang menjadi perhatian serius Bupati dalam peninjauan ini adalah spesifikasi pekerjaan, kerapian pekerjaan, serta bagaimana pekerjaan pembangunan ini dapat dilaksanakan secara maksimal,” ujarnya.

Bupati Anton juga meminta pelaksanaan pembangunan tidak semata-mata berorientasi pada percepatan penyelesaian. Setiap tahapan pekerjaan harus tetap memperhatikan mutu dan standar yang telah ditetapkan dalam kontrak.

Pesan tersebut dinilai penting karena Gedung DPRD Rohul nantinya akan menjadi salah satu fasilitas pemerintahan yang digunakan untuk menunjang aktivitas kelembagaan daerah. Karena itu, kualitas konstruksi, keamanan, kenyamanan dan kelengkapan sistem pendukung gedung harus menjadi perhatian sejak proses pembangunan berlangsung.
Pemerintah daerah juga meminta pihak pelaksana menjaga ritme pekerjaan agar target waktu dapat tercapai tanpa mengurangi kualitas hasil pembangunan.

Pengawasan secara langsung ke lapangan menjadi bagian dari upaya Pemkab Rohul memastikan pembangunan yang menggunakan anggaran daerah memberikan hasil sesuai dengan perencanaan.

Dengan progres pekerjaan yang kini sekitar 37,5 persen, pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan proyek pada tahapan berikutnya hingga seluruh pekerjaan rampung, memenuhi spesifikasi dan siap dimanfaatkan.
Alternatif judul yang lebih menarik.(Fan)