Wartapekan.com,Rokan Hulu– Universitas Pasir Pengaraian (UPP) menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda XXV Program Pascasarjana, Profesi, Sarjana, dan Diploma di Convention Hall Islamic Center Rokan Hulu, Sabtu-Minggu (26-27/9/2026).
Sebanyak 928 mahasiswa mengikuti prosesi wisuda tersebut. Pelaksanaan dibagi selama dua hari, yakni 469 mahasiswa pada Sabtu (26/9) dan 459 mahasiswa pada Minggu (27/9).
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM, Ketua Pembina Yayasan Pembangunan Rokan Hulu (YPRH) Dr. H. Achmad, M.Si, Ketua YPRH Ir. H. Hafith Syukri, MM, Kepala LLDikti XVII Dr. H. Nopriadi, SKM, M.Kes, Rektor UPP Assoc. Prof. Dr. Hardianto, M.Pd, CPCT beserta jajaran, para wisudawan dan wisudawati, orang tua, serta tamu undangan.
Rektor UPP Hardianto mengatakan, Wisuda XXV merupakan wisuda terbesar yang pernah dilaksanakan UPP dengan 928 peserta, terdiri dari 240 wisudawan dan 688 wisudawati.
“Untuk lebih khidmatnya pelaksanaan wisuda dan kenyamanan kegiatan wisuda, panitia melaksanakannya selama dua hari, yaitu Sabtu dan Minggu tanggal 26 dan 27 September 2026,” ujar Hardianto.
Wisuda kali ini juga menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya mahasiswa Pascasarjana UPP mengikuti prosesi wisuda. Sebanyak 16 mahasiswa Pascasarjana resmi diwisuda.
Pemuncak wisuda diraih Devi Novita Sari dari Prodi S1 Kebidanan dan Isnandiah Widiarti dari Prodi S1 Pendidikan Matematika dengan IPK 3,91.
Hardianto menyebutkan, saat ini UPP memiliki 6.284 mahasiswa aktif dan telah memiliki 8.603 alumni. Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti kontribusi UPP dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Riau, khususnya Rokan Hulu.
“Ini merupakan bukti nyata kontribusi UPP terhadap peningkatan kualitas SDM di Riau secara umum dan Rokan Hulu khususnya,” katanya.
Sementara itu, Ketua Pembina YPRH Dr. H. Achmad, M.Si mengatakan, keberadaan UPP tidak hanya memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan, tetapi juga ikut mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar kampus.
Menurutnya, keberadaan ribuan mahasiswa UPP turut membuka peluang usaha masyarakat, mulai dari rumah kos hingga usaha kuliner dan UMKM.
“Mahasiswa UPP tentunya memerlukan tempat tinggal. Berapa banyak rumah-rumah kos bermunculan, berapa banyak makanan dan minuman yang dibeli mahasiswa UPP setiap harinya, sehingga pedagang UMKM di sekitar kampus bermunculan,” jelas Achmad.
Karena itu, Achmad berharap Pemkab Rokan Hulu memberikan perhatian terhadap infrastruktur pendukung UPP, khususnya akses jalan menuju kampus.
“Ada sekitar 500 meter lagi jalan dari Kompleks Pemda Rohul menuju kampus UPP yang belum diaspal. Kami berharap Pemkab Rohul dapat mengabulkan permintaan kami agar jalan tersebut segera dilakukan pengaspalan,” ujarnya.
Menanggapi permintaan tersebut, Bupati Rokan Hulu Anton mengatakan, dirinya telah berkoordinasi dengan Bappeda Rokan Hulu.
“Alhamdulillah, pengaspalan jalan sudah masuk pada anggaran APBD Rohul di tahun 2027,” kata Anton.
Dalam kesempatan tersebut, Anton juga menyampaikan rencana Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggelar Job Fair pada 17-18 Oktober 2026.
“Pemda Rokan Hulu pada tanggal 17 dan 18 Oktober nanti akan mengadakan Job Fair atau membuka lapangan kerja lebih dari 300 kuota yang akan dipusatkan di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu,” ujarnya.
Kepada para wisudawan, Anton berpesan agar ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat diterapkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Gelar yang saudara-saudara peroleh hari ini bukanlah akhir dari perjalanan, tetapi merupakan awal untuk mengaktualisasikan ilmu, kompetensi dan kemampuan kepada masyarakat,” katanya.
Anton berharap para lulusan UPP tidak hanya mengejar gelar akademik, tetapi juga mampu menciptakan peluang, menyelesaikan persoalan, membuka lapangan pekerjaan, dan ikut membangun daerah.
“Jangan hanya menjadi orang yang memiliki gelar, tetapi jadilah orang yang memiliki kemampuan dan memberikan manfaat. Gunakan ilmu untuk menciptakan peluang, menyelesaikan persoalan, membuka lapangan pekerjaan dan ikut membangun daerah,” pungkasnya. (Fan)






